oleh

Hasil Analisis dan Evaluasi, Pangkalpinang Masuk Zona Resiko Sedang Covid-19

PANGKALPINANG, DIKSINEWS.COM — Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang melalui Bidang P2P menyampaikan hasil analisis dan evaluasi wabah Covid-19 di wilayahnya merujuk ke Zona Resiko Sedang (orange) .

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Dr dr Mgs M Hakim M Kes menyampaikan bahwa hasil tersebut merupakan hasil analisis dan evaluasi saat ini sampai dengan tanggal 13 Maret 2022.

Dia menjelaskan saat ini Kota Pangkalpinang kembali terjadi peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 yang sangat signifikan. Pemerintah pun masih terus memberi himbauan untuk tetap waspada dan tetap mematuhi protokol Kesehatan.

“Bagi masyarakat kelompok usia rentan diharapkan tetap menjalani kebiasaan hidup bersih dan sehat serta menerapkan kegiatan Gerakan masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sesuai anjuran kementrian Kesehatan RI,” ucap dia, Senin (14/03/22)

Lanjutnya, demikian pula dengan penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus di Kota Pangkalpinang agar terhindar dari infeksi corona virus. Peningkatan cakupan masyarakat yang mendapatkan vaksinasi Covid menjadi hal penting yang harus segera dipenuhi.

“Berdasarkan data epidemologi, sebagian besar kasus konfirmasi Covid 19 yang terjadi di Kota Pangkalpinang saat ini adalah kasus transmisi lokal. Disamping itu juga mulai terjadi peningkatan kasus konfirmasi pada kelompok usia remaja (pelajar),” katanya.

“Hal ini juga menandakan kecenderungan penyebaran kasus konfirmasi Covid-19 di satuan pendidikan yang menyelenggarakan “Pembelajaran tatap Muka” (PTM Terbatas), demikian juga halnya dengan transmisi perkantoran atau tempat kerja,” sambungnya.

Dia mengatakan dalam perbandingan kasus konfirmasi Covid-19 pada bulan Januari sampai dengan Maret pada tahun 2021, maka kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Pangkalpinang pada tahun 2022 mengalami peningkatan yang cukup tinggi, hampir 50% dari kasus puncak.

Walaupun demikian, untuk kasus konfirmasi rawat inap dan kematian karena Covid-19 pada bulan Januari sampai dengan Maret tahun 2022 jauh lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dan hal ini juga berkaitan erat dengan peningkatan cakupan vaksinasi yang merupakan upaya dalam meningkatkan immune masyarakat.

“Untuk trend grafik infeksi Covid-19 di Kota Pangkalpinang saat ini kembali mengalami peningkatan. Kita berharap kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,” katanya.

Terkait kasus Covid- 19 yang terjadi saat ini kata dia, Pemerintah Kota Pangkalpinang harus tetap memperhatikan arus keluar masuk penduduk dari luar kota, pengetatan protokol kesehatan di semua sektor, serta monitoring dan evaluasi oleh instansi (GT daerah/daerah) yang ditunjuk dan penggiatan skrining kasus Covid-19 di tempat-tempat umum ataupun tempat-tempat yang beresiko tinggi, serta mendukung jalannya kegiatan vaksinasi Covid-19 agar terbentuk herd immunity.

“Peningkatan status immunitas dengan vaksninasi merupakan cara yang paling efektif untuk menurunkan gejala berat pada kematian terutama pada kasus konfirmasi Covid- 19 di Kota Pangkalpinang. Untuk satuan pendidikan yang menyelenggarakan PTM terbatas agar senantiasa memperhatikan protokol kesehatan serta melaksanakan surveylans PTM terbatas sesuai petunjuk teknis (juknis) yang diberikan,” tutupnya.

(San)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *