oleh

Penandatangan Rancangan KUA dan PPAS, Penyampaian Raperda Kabupaten Basel Tentang APBD TA 2022

DPRD Basel Gelar Par

TOBOALI, DIKSINEWS.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Selatan mengadakan rapat Paripurna di Gedung DPRD Bangka Selatan, Selasa (09/11/21).

Dalam agenda rapat kali ini dilakukan penandatangan nota kesepakatan rancangan KUA dan rancangan PPAS tahun anggaran 2022 serta penyampaian Raperda Kabupaten Bangka Selatan tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2022.

Ketua DPRD Bangka Selatan, Erwin Asmadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda prioritas anggaran tahun 2022 akan di fokuskan pada 3 kegiatan yaitu penyediaan sarana perlengkapan sekolah, penyediaan bibit sawit dan saprodi, peningkatan alokasi JKN/BPJS kesehatan.

Sementara Wakil Bupati Basel, Debby Vita Dewi dalam penyampaian mengatakan rancangan kebijakan umum APBD atau KUA ini disusun sebagai pedoman untuk mengarahkan sumber daya fiskal Daerah dalam upaya pencapaian target – target pembangunan sebagaimana yang tercantum dalam rencana kerja pemerintah Daerah tahun 2022.

Dan selanjutnya untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan prioritas dan plafon anggaran sementara atau PPAS tahun anggaran 2022.

Tentunya dokumen ini akan menjadi arah atau pedoman bagi seluruh perangkat daerah di kabupaten Bangka Selatan dalam menyusun program dan kegiatan yang di anggarkan melalui APBD tahun Anggaran 2022.

“Pertumbuhan ekonomi Babel mengalami pertumbuhan yang cukup Significan yaitu di angka 6,85persen atau terbesar ke dua di Sumatra pada kuartal ll tahun 2021,” jelasnya.

Kondisi ini tentunya juga berdampak positif terhadap ekonomi Bangka Selatan yang diharapkan berangsur – angsur dapat mengalami akselerasi pemulihan ekonomi dan target pertumbuhan sebesar 2,25 persen pada tahun 2021 dapat tercapai.

“Untuk tingkat inflasi diharapkan masih tetap terjaga dibawah 3,0 sampai 5,0 persen pada tahun 2021. Sementara itu tingkat pengangguran yang mengalami kenaikan pada angka 5,32 persen pada tahun 2020 akibat dampak pandemi Covid- 19. Namun dengan seiring upaya Akselerasi pemulihan ekonomi Bangka Selatan, diharapkan terjadi penurunan pada angka 3,75 persen,” ucapnya.

Berdasarkan hasil analisis kondisi ekonomi daerah dan kajian terhadap tantangan serta prospek perekonomian, maka dilakukan perhitungan dan analisa terhadap pendapatan dan belanja Kabupaten Bangka Selatan tahun 2022.

“Proyeksi untuk pendapatan tahun 2022 sebesar Rp901.643.915.788,74 (sembilan ratus satu milyar enam ratus empat puluh tiga juta sembilan ratus lima belas ribu tujuh ratus delapan puluh delapan sen ) dan belanja diproyeksikan sebesar Rp 919.338.240.203,48 ( sembilan ratus sembilan belas milyar tiga ratus tiga puluh delapan juta dua ratus empat puluh ribu dua ratus tiga rupiah empat puluh delapan sen), ” terangnya.

Dalam rancangan tersebut peraturan daerah Kabupaten Bangka Selatan tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2022 merupakan tahapan lanjutan dari proses penyepakatan perencanaan sebelumnya melalui pembahasan yang intensif antara tim anggaran pemerintah Daerah dengan tim badan anggaran DPRD Kabupaten Bangka Selatan .

“Saya memberikan apresiasi setinggi – tingginya kepada seluruh tim penyusun atau tim pembahas atas kerja keras ini yang tentunya dengan satu tujuan bersama yaitu”mewujudkan Bangka Selatan yang maju melalui optimalisasi pembangunan sektor pertanian dan perikanan serta pembangunan sumberdaya manusia yang unggul berbasis riset dan inovasi dengan semangat gotong royong,” ucapnya.

(Dolly)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.