oleh

DPRD Babel Gelar Rapat Pansus LKPJ bersama OPD Pemprov Babel

DiksiNews.com, Pangkalpinang — DPRD Bangka Belitung menyelenggarakan Rapat Panitia Khsusus (Pansus) Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dipimpin langsung oleh Johansen Tumanggor,SE M.Ak selaku Ketua Pansus LKPJ.

Adapun OPD yang telah menjalani rapat pansus tersebut antara lain Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah bersama dengan Asisten Daerah (ASDA) Bidang Administrasi Umum Yulizar Adnan, dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Suharto beserta jajarannya.

“Dalam rapat pansus ini pembahasan mengenak realisasi dinas umkm di tahun 2020, di mana secara rata – rata terealisasi di atas 90%, hanya beberapa serapan di bawah 60%, serapan yang di bawah 60% diakibatkan pandemi Covid – 19,” ujar Asisten Daerah (ASDA) Bidang Administrasi Umum Yulizar Adnan kepada Tim Publikasi Humas DPRD Bangka Belitung, di Kantor DPRD Babel. Jumat, (16/07)

Yulizar Adnan menjelaskan serapan anggaran hanya terealisasi 60% itu hanya terjadi program kerja pelatihan kewirausahaan yang tidak dapat berjalan maksimal imbas pandemi selama dua tahun terakhir.

“Harusnya kita dapat melaksanakan pelatihan ini, seharusnya pelatihan tatap muka, ternyata karena ada pandemi kita tidak mengadakan pelatihan itu, jadi lewat daring saja, jadi biayanya semakin terjadi penghematan,”terangnya.

Dalam pelatihan itu, sambung Yulizar Adnàn hahwa seluruh peserta terdiri atas seluruh kabupaten dan kota di bangka belitung dapat mempromosikan dan menjual snack makanan hasil produksi pelaku usaha. Sehingga target yang seharusnya 100% harus turun menjadi 60%, namun dalam pelaksanaan fisik tetap terealisasi 100%.

“Pertemuan dengan Pansus LKPJ DPRD Bangka Belitung ini hanya konfirmasi saja, karena ada bebrapa serapan kami di atas 90%, nah yang pelatihan kewirausahaan hanya 60%. Serapa keuangannya saja 60% tapi fisiknya tetap 100% terlaksana,”paparnya lanjut.

Kendati demekian, program fisik dan serapan anggaran oleh Dinas UMKM masih di atas rata – rata dan hampir memenuhi target yakni berada di angka 93% dan menyentuh angka 100%. Dengan begitu, kedepan program fisik lainnya diupayakan tetap berjalan maksimal sebagaimana diutarakan oleh anggota dewan yang tergabung dalam Pansus LKPJ itu.

Di tempat yang sama, usai melaksanakan rapat pansus, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Suharto mengutarakan bahwa semenjak dirinya diamanakan memimpin dinas pemuda dan olahraga, dipastika dispora menjadi OPD terbaik dengan prestasi seluruh program fisik terealisasi 93 sekian persen dan hampir mendekati 100%.

Kendati begitu, sisa persentase yang ada beberapa kegiatan yang belum terlaksana dan terkendali biaya penggajian staf – staf pegawai negeri sipil yang ada di dinas kepemudaan dan olahraga. Hal tersebut, disampaikan oleh pihak kepada pansus LKPJ DPRD Bangka Belitung.

“Semuanya terealisasi. Tidak ada masalah, persentasinya fisik sama serapannya 93 sekian persen, itu terbaik, itu hampir 100% sudah terlaksana. Tapi tetap ada belum terlaksana, masuk sisa silva, diaman biaya kegiatan POPDA kala itu, waktu itu cabor yang akan diikutkan seleksi melalui POPWIL, hanya itu saja. Kemudian biaya gaji yang masih sisa tersisa, dikarenakan pegawai kami ada tiga yang meninggal karena covid -19,”sampainya.

Sejauh ini, Dinas Pemuda dan Olahraga sendiri ditambah dengan Pariwisata. Dengan begitu di dinas tersebut terjadi perubahan struktur, di mana secara khusus dinas pemuda dan olah raga memiliki bidang kepariwisataan sendiri yang dinamakan Bidang Ekonomi Kreatif. Dia mengharapkan, melalui bidang ini pariwisata di bangka belitung lebih baik lagi.

“Kemudian untuk pariwisata, tadi kita lihat datanya, memang tidak ada masalah. Memang kedepan bangka belitung ingin menuju sport tourisme, maka dari sisi anggaran harus didukung,”ungkapnya.

Sesuai dengan RJPMD Bangka Belitung, bahwa bangka belitung harus difokuskan pada yang disebut Sport Tourisme tersebut. Hasil komunikasi pihaknya bersama dengan Kementerian Pariwisata, bahwa minta diadakan lomba destinasi wisata, di mana sejauh ini telah ada 21 daerah yang mengikuti lomba tersebut.

Pihaknya mengharapkan melalui Sport Tourisme Goals tersebut dapat dijadikan kegiatan penumbuhan sektor ekonomi baru di bangka belitung. Dia mengatakan pemerintah pusat bersama dengan pemprov bangka belitung telah menyediakan hadiah miliyar rupiah bagi para pemenang.

( red/publikasi Setwan Babel )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *