oleh

Kadis Kesehatan Provinsi Babel Gelar WPK Uji Resertifikasi Bagi Anggota PAFI Babel tahun 2021

Diksinews.com, Bangka Belitung — Pengurus Daerah Persatuan Ahli Farmasi
Indonesia (PD PAFI) Provinsi Kep. Bangka Belitung hari ini Minggu 27 Juni 2019 melaksanakan Workshop Peningkatan Kompetensi (WPK) Uji Resertifikasi untuk anggota PAFI BABEL TAHUN 2021 dengan tema _”Standarisasi Kompetensi Anggota PAFI Babel menjelang Diberlakukannya STRTTK Online”_ Kegiatan ini dilaksanakan di Fox Harris Hotel Pangkalpinang.

Kepala dinas juga berharap setelah mengikuti WPK Uji Kompetensi ini para peserta dapat memberikan informasi _(transfer skill and transfer knowledge)_ kepada pihak yang membutuhkan terkait tugas-tugas sebagai tenaga kefarmasian dengan baik dan benar.

Kegiatan ini di buka secara langsung oleh dr. H. Andri Nurtito, MARS (Kepala Dinas Kesehatan  Prov. Kepulauan Bangka Belitung). Dalam sambutan nya Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kep. Babel mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk tanggungjawab Pengurus Daerah PAFI Babel terhadap anggotanya dan sebagai salah satu mekanisme untuk mengevaluasi standarisasi kompetensi anggotanya sehingga dalam melaksanakan praktek kefarmasian dapat dilakukan dengan benar sesuai dengan kewenangan, etika, moral, peraturan, soft skill dan lain sebagainya.

Dasar pelaksanaan kegiatan WPK Uji Resertifikasi ini mulai dari Undang-undang Kesehatan, Undang-undang Tenaga Kesehatan, PP no 51 tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian,  Permenkes no. 889 tahun 2011 dan Permenkes no. 83 tahun 2019 tentang registrasi, Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), SK Kepala BNSP no. 0933/BNSP/IX/2017, AD ART PP PAFI dan sk pelaksanaan WPK DARI ketua PD PAFI BABEL.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan WPK Uji Resertifikasi Anggota PAFI Babel pada hari ini dilaksanakan dengan tetap sesuai protokol kesehatan sehingga di batasi sebanyak 33 orang peserta terdiri dari 9 orang peserta (S1 Farmasi), 2 orang peserta (D3 Analis Farmasi & Makanan) dan 22 Orang peserta alumni D3 farmasi yang berasal dari anggota cabang PAFI se babel mulai dari Belitung Timur sampai dengan
Bangka Barat. Hanya anggota PAFI cabang b
Bangka Selatan yang tidak mengikuti kegiatan hari ini.

Untuk anggota PAFI alumni S1 farmasi yang belum mengambil profesi apoteker kegiatan WPK ini adalah kegiatan WPK terakhir yang dapat di ikuti. Kedepan alumni S1 farmasi atau D3 farmasi yang belum memiliki sertifikat kompetensi sebelumnya maka tidak dapat mengikuti kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Uji Resertifikasi lagi tetapi harus melalui kegiatan Uji  Kompetensi (Ukom) Sertifikasi yang dilaksanakan serentak secara nasional setahun 2 kali. Lama pelaksanaan ukom sertikasi yaitu 3 hari mulai dari 1 hari pembekalan, 1 hari ujian tertulis dan 1 hari ujian praktek kefarmasian.

Menurut Sunar Nugroho Adiatmoko, SKM, M.Si (Ketua PD PAFI prov babel) untuk pembaharuan Serkom di dalam organisasi PAFI sebetulnya cukup mudah  asalkan anggota mau aktif dalam kegiatan2 yang diadakan oleh PAFI karena untuk pembaharuan serkom dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan kecukupan Sertifikat Kredit Partisipasi (SKP) atau melalui WPK Uji Resertifikasi bila anggota tidak dapat memenuhi kecukupan SKP selama 5 tahun seperti sebagian besar peserta WPK pada hari ini. Untuk itu Pak Sunar berpesan agar anggota dapat aktif sebagai anggota PAFI serta dapat meluangkan waktu untuk selalu mengikuti kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh PAFI babel. Dan mulai tahun ini PAFI babel akan melaksanakan instruksi dari Pengurus Pusat (PP) PAFI agar dapat memantau anggota yang tidak aktif sebagai anggota PAFI selama 2 tahun berturut untuk di keluarkan dari keanggotaan PAFI sesuai AD ART PP PAFI yaitu _”bila selama 2 tahun berturut anggota PAFI tidak aktif dapat dianggap mengundurkan diri”_ serta dapat di cabut data nya dari web PAFI.

( Red / Wulan )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *