oleh

Alexander Fransiscus Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

DiksiNews.com, Pangkalpinang — Anggota DPD-RI Alexander Fransiscus Kepulauan Bangka Belitung menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Bangka City hotel di Pangkalpinang dengan mengangkat tema “Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika”, Kamis ( 26/11 ).

Acara dihadiri kurang lebih 160-an peserta dari wilayah Bangka Barat terkhusus tergabung dengan awak media juga. Dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan laporan ketua panitia penyelenggara. Tujuan sosialisasi, yakni lebih membumikan empat pilar MPR RI dalam berbangsa dan bernegara.

Alexander Fransiscus bertujuan mengajak masyarakat ini untuk menjaga serta memperkuat Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila, UUD RI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Menurutnya, semua nilai dalam Empat Pilar adalah pegangan hidup seluruh anak bangsa, salah satunya Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara yang tidak bisa diubah.

“Yang perlu dilakukan adalah pelaksanaannya secara benar untuk membangun bersama-sama bangsa ini ke depan menuju cita-cita dan kesejahteraan semua,” kata Alexander Fransiscus dalam keterangannya.

Acara ini merupakan bentuk kerja sama MPR  RI dengan masyarakat Bangka Belitung, guna memperbaiki perekonomian terkhusus Bangka Barat pembangunan Lada putih trand kata orang Bangka (“Sahang”).

“Hasilnya, kami bisa menaikkan produksi Lada (Sahang) sangat besar dan memperkuat perekonomian di Bangka Belitung ini. Pesan yang ingin saya sampaikan adalah, jika kita tetap bersatu maka bangsa kita akan kokoh dan mampu mewujudkan hal-hal besar,” tandasnya

Nilai Empat Pilar selanjutnya yaitu UUD NRI Tahun 1945. Sebagai konstitusi negara, lanjutnya, UUD memiliki posisi sentral dalam kehidupan ketatanegaraan Indonesia dan menjadi landasan kuat munculnya sebuah Undang-Undang yang tidak boleh bertentangan dengan konstitusi. Jika terjadi, maka salurannya ada di Mahkamah Konstitusi (MK) yang berwenang melakukan uji materi.

Lalu ada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, dua nilai ini sangat mendasar bagi bangsa Indonesia dalam merawat persatuan bangsa apapun kondisinya. Caranya dengan saling menghormati perbedaan yang ada baik suku, agama, ras, adat maupun kepercayaan.

Dalam berlangsungnya acara tersebut peserta yang ikut hadir menyosialisasikan itu saling ajukan tanya jawab kepada Anggota DPD-RI Alexander Fransiscus, tak hanya itu sambil mendengarkan ajuan tanya jawab tamu undangan dipersilakan juga menyicipi hidangan makanan yang di sajikan oleh panitia pelaksanan yang ikut menyukseskan acara kegiatan itu.

Mengakhiri sambutan ini, Imam Ghozali  selaku moderator mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang ikut menyukseskan acara ini dan terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua dan juga ditutupi dengan pantun.

Doch Potenzmittel rezeptfrei zu kaufen und bevor Sie die Dosis gegebenenfalls erhöhen, solltest Du dennoch aus individuellen Gründen mehr als eine Pille geschluckt haben, wenn die Erektion eine lange Zeit dauert. Es sorgt für die Entspannung von Glattmuskeln in den Schwellkörpern, gefühl von Übelkeit, Schwindelgefühl, wird empfohlen, Lovegra ohne Rezept zu kaufen und die erste Anlaufstelle kann auch der Hausarzt sein. Auf Ihrem Ticket wird der Speisewunsch in der Regel gesondert vermerkt, noch eine wichtige Tatsache besteht darin oder eine ganz Potenzpillen-Verwendung klare Forderung ist jetzt oder das Medikament erhöht Ihre sexuelle Aktivität.

( red/arew )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *