oleh

Pekerja TI Warga Belinyu Ditemukan Meninggal Di Kolong Bekas Tambang

Belinyu, DiksiNews.com – Kapolsek Belinyu Kompol Naufal Nanusa Gegoh, SH, S.Ik mengungkapkan penemuan mayat seorang laki-laki berinisial CG (50) warga Desa Bintet meninggal di kolong bekas tambang, Desa Bintet, Kecamatan Belinyu, Sabtu (20/02/2021).

Diungkapkan oleh Kapolsek, jenazah CG tidak sengaja ditemukan oleh rekan kerjanya Abu Susanto yang pada saat itu mencari korban kerumahnya pada pukul 12:15 wib di Dusun Sungai Pasir, Desa Bintet. Namun Abu Susanto tidak menemukan CG dirumahnya, kemudian Abu Susanto mencari ke kebun pisang sebelum akhirnya menemukan AS telah meninggal dalam keadaan telungkup di Kolong bekas tambang di Dusun Sungai Pasir.

Selanjutnya CG menghubungi rekannya IR (64) untuk melaporkan kejadian tersebut ke Perangkat Desa dan melaporkan kejadian ke Polsek Belinyu.

“Pada hari Sabtu sekira pukul 12.15 Wib, saksi yang bernama Abu Susanto Alias Abu Bin Jungsen yang merupakan teman kerja TI korban¬† datang ke tempat tinggal korban yang berada di Dusun Sungai Pasir Desa Bintet Kecamatan Belinyu berniat mencari korban karena korban tidak pergi bekerja, dan ketika sesampainya dirumah korban, saksi tidak menemukan korban.

Kemudian Abu Susanto mencari korban ke kebun pisang di belakang rumah namun korban tidak juga ditemukan. Kemudian saksi mencari korban ke tempat pemandian bekas kolong dan akhirnya menemukan korban mengapung dalam posisi telungkup dalam keadaan sudah meninggal dunia,” terangnya.

Melihat hal tersebut kemudian sekitar pukul 12.20 wib saksi mendatangi rumah Iran Bin Adi Paino untuk memberitahukan kejadian tersebut kemudian pada pukul 12.30 wib saksi bersama Iran mendatangi TKP selanjutnya hal tersebut dilaporkan ke Perangkat Desa yang kemudian diteruskan ke Polsek Belinyu.

Setelah  menerima laporan tersebut, pihak SPK, petugas piket dan Bhabinkamtibmas Polsek Belinyu m bersama aparat desa, warga dan Babinsa berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul15.00 wib yang selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Belinyu untuk dilakukan visum.

“Berdasarkan hasil visum dokter Puskesmas Belinyu diduga korban telah meninggal dunia 6 – 8 jam sebelumnya karena tenggelam, dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkasnya.

Penulis : Ikrar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *