oleh

Bupati Bangka Lantik 137 Orang Pejabat Fungsional dan Struktural

Diksinews.com, Pangkalpinang — Bupati Bangka, Mulkan, SH,MH melakukan kegiatan pelantikan dan mengambil sumpah jabatan struktural dan fungsional yang ada di lingkungan Pemkab Bangka di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat, Senin (5/10).

Mulkan pada kesempatan itu menyampaikan selamat kepada ASN yang baru saja dilantik, dan menurutnya suatu pelantikan, rotasi, promosi atau mutasi jabatan merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi.

” Karena hal ini kami lakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi, apalagi untuk eselon III dan IV ini disesuaikan dengan kebutuhan pada saat ada kegiatan-kegiatan terdapat suatu hambatan yang bersifat mendadak,” ujarnya.

Pasalnya, pihaknya melakukan pelantikan ini harus dilakukan dengan cepat supaya program-program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah daerah dapat berjalan sesuai rencana di setiap OPD. Maka dari itu, Bupati memberikan kewenangan sepenuhnya kepada semua kepala unit dan OPD untuk melakukan perubahan jika ada bawahannya yang tidak bisa diajak bekerjasama.

Menurutnya, saat ini tidak ada kata terlambat meskipun dalam kondisi yang tidak nyaman. Tetapi hal itu menjadi suara tantangan untuk melakukan program yang telah direncanakan.

” Dengan adanya Pandemi Covid-19 ini jangan dijadikan suatu hambatan bagi kita untuk melaksanakan berbagai macam kegiatan. Kita harus bisa lawan Covid-19 ini, janganlah kita lemah yang akan membuat kondisi badan menjadi sakit. Tetapi tetap harus mentaati protokol kesehatan Covid-19,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah mendapatkan tuntutan dari pemerintah pusat agar terus melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian dia berpesan kepada ASN yang dilantik bahwa tugas tidak selesai setelah dilakukan pelantikan tetapi tugas baru dimulai. Dan jabatan yang di berikan adalah suatu amanah dalam melaksanakan dan menjalankan program dengan sebaik-baiknya.

” Saya berharap agar para ASN untuk memiliki suatu kesadaran bahwa dalam menjalankan pekerjaan tidak perlu menunggu perintah. Karena jika hal itu sudah menjadi tugas kita maka hukumnya wajib untuk dikerjakan, dan gunakanlah jabatan ini dengan sebaik-baiknya. Jabatan adalah suatu amanah, bukannya kekuasaan,” pungkasnya.

( IB )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *