oleh

102 PSK dan 13 Mucikari Teluk Bayur Terjaring Razia

DiksiNews.com, Pangkalpinang — Pemerintah kota Pangkalpinang melaksanakan operasi giat yustisia sekaligus KRYD di wilayahnya bersama tim gabungan Polres Pangkalpinang dan Kodim 0413/Bangka, Sabtu ( 26/09 ).

Kabag Ops Polres Pangkalpinang Johan Wahyudi mengatakan giat ini dilakukan sebagai langkah dalam disiplin protokol kesehatan covid-19, dan juga melaksanakan giat Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ( KRYD ) dengan sasaran penyakit masyarakat.

” Giat ini telah menjaring 102 perempuan hiburan malam dan 13 mucikari di lokalisasi Teluk Bayur yang terjaring razia ” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa telah terjadi kesepakatan antara Pemkot Pangkalpinang bersama pemilik wisma Teluk Bayur agar segera menutup aktivitas disana. Namun, kenyataannya penghuni wisma malah semakin meningkat.

” Semua pekerja seks yang terjaring telah di data Dinsos kota Pangkalpinang yang memberikan limit waktu satu minggu pemulangan pekerja tersebut ke wilayah masing-masing ” ujarnya.

Sementara itu, Sekda kota Pangkalpinang mengatakan pada dasarnya pemilik wisma Teluk Bayur telah melanggar kesepakatan pada bulan April lalu untuk aktivitas disana.

” Kami meminta pada mami papi untuk memulangkan PSK ke kotanya masing-masing, dan apabila melanggar akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku ” tegasnya.

( SN )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *