oleh

Covid-19 Meningkat Lagi, Disdik Pangkalpinang Pertimbangkan Masuk Sekolah

Diksinews.com, Pangkalpinang –  Kasus Covid-19 di kota Pangkalpinang dalam beberapa hari terakhir ini meningkat lagi hingga membuat Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang kembali mempertimbangkan rencana Kegiatan Belajar Menagjar (KBM) secara tatap muka langsung. Hal ini disampikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi, Ketika meninjau pengecekan terhadap kesiapan protokol kesehatan pada sekolah-sekolah  menjelang pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka pada Oktober mendatang.

Menurut Eddy, sampai saat ini kasus terkonfirmasi positif di Kota Pangkalpinang tercatat sebanyak 106 orang, 28 diantaranya sedang menjalani perawatan. Kondisi ini tentunya menjadi pertimbangan Dinas Pendidikan untuk melaksanakan kegiatan KBM di sekolah.

Ia menegaskan, kesehatan anak-anak paling penting diperhatikan, untuk itu perlu kehati-hatian dalam melaksanakan KBM jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada anak-anak.

Eddy menjelaskan, verifikasi persiapan dan kesiapan protokol kesehatan tiap sekolah penting dilaksanakan,  guna meminimalisir keadaan agar tidak terabaikan.

Ia menegaskan, kepada sekolah-sekolah agar menyiapkan tempat mencuci tangan, menggunakan masker dan lain sebagainya untuk meminimalisir keadaan.

 

Sehari Kasus Covid-19 Naik 10 Orang

HINGGA, Kamis (17/9/2020) kemarin. Informasi dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang terdapat penambahan sepuluh kasus positif Covid-19 terjadi di kota Pangkalpinang. Yaitu atas nama berinisial Eh (28), warga Kecamatan Gabek, Arf (29), warga Kecamatan Rangkui, De (43), Hs (17), Aa (3) dan Pv (12), warga Kecamatan Bukit Intan, Ra (53), warga asal Palembang yang berdomisili di Kecamatan Gabek, Tn Al (38), warga Kecamatan Gabek, Tn IT (41), warga Kecamatan Pangkalbalam, dan Tn AP (42), warga Kecamatan Gerunggang.

Tak hanya orang tua ataupun muda, bahkan balita pun di Pangkalpinang dipastikan positif covid-19, mirisnya lagi satu keluarga di Kecamatan Gerunggang juga diketahui positif covid-19.

Kondisi seperti inilah diyakini menjadi pertimbangan bagi Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang untuk melaksanakan KBM di sekolah, namun belum dipastikan apakah Pemerintah Kota Pangkalpinang akan melakukan pelaksanakan KBM atau tidak. (naf)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *